Cersex Pelarian sex tante girang yang kesepian

Cerita Seks Tante Kesepian, cerita arisan brondong, cerita tante dan brondong, cerita ml dengan tante, cersex tante, cerita selingkuh sama tante, cerita wanita kesepian, cerita hypersex Aku di puaskan Papa Tiriku hingga crot

Cerita Seks Tante Kesepian

Cerita Seks Tante Kesepian | Kejadian ini ngak pernah kuduga, Selama ini rumah tanggaku berjalan baik dan aku ngak pernah melakukan hubungan intim selain degan suamiku sendiri.

Suamiku bernama Vicky, berprofesi sebagai kontraktor yang cukup besar di kota Surabaya, hampir setiap hari waktunya habis dikantor untuk mengurus proyek dan proyeknya. Tetapi aku sendiri bernama Laras menikah dengan Vicky, dia seorang kakak tingkat kuliahku di kampus.

Kehidupan seksku biasa aja, dan cenderung membosankan padahal kurasakan sampai sekarang gairahku cepat sekali memuncak dan kalau melakukan hubungan sex aku selalu suka sekali berlama- lama menikmati dengan berbagai variasi.

Tetapi suamiku orangnya kuno dalam melakukan hubungan sex dengan cara yang biasa aja, dia diatas dan aku dibawah, ini adalah gaya yang standar. Kadang aku kepingin juga cara lain seperti pada video porno yang pernah aku lihat saat suamiku pergi, Tapi ngak pernah kesampaian, karena dulu pernah aku utarakan pada suamiku dan dia ngak menjawab apapun, sehingga aku merasa hubungan sex ini tidak puas.

Untuk mengisi waktu luang aku sempatkan mengikuti kegiatan kesehatan berupa Yoga, hal ini aku lakukan untuk menjaga stamina dan juga tubuhku biar tidak gembrot, dan hasilnya lumayan saat ini bodyku menjadi montok, pinggangku menjadi langsing, dan yang penting payudaraku ngak kendor walaupun pernah menyusui dan ukurannya cukup membuat orang2 pada menelan ludah.

Aku sengaja mengambil jadwal Yoga pagi karena siang sedikit, karena aku sudah harus rapi dan berangkat ke kantor pribadiku. Setelah membereskan urusan rumah aku bersiap berangkat menuju tempat senam, dgn memakai T-shirt cukup ketat yang menggoda.

Yahhh... lumayan juga pikirku, degan T-shirt tersebut payudaraku seakan menonjol dan kelihatan lebih montok lagi, Tetap pagi itu berbeda sekali sebab tempat senam hampir penuh, aku menuju kekamar ganti lalu kudengarkan ada beberapa suara ibu-ibu cekikikan sambil menceritakan pengalamannya.

Ahhhh... gila pikirku, mereka suka sekali sama brondong muda untuk permainan sex nya.

"Iya Mbak Wanti... tadi malam itu seru loh, aku ngak nyangka Boby begitu perkasa banget, aku dibuatnya ngak berkutik dalam 3 ronde sekaligus, padahal kelihatan dia paling pendiam ya disini, dan permainannya.... Bikin Yahuuut loh, bkin aku jadi mati rasa deh" Celoteh ibu-ibu yang berada di sana.

"Ahh... Masak sih Mbak Nana...  tapi sayang aku ngak dapet ya... kalau sama Reno gimana Mbak... itu lho anak kuliah yang waktu kita nongkrong di cafĂ© Regent... yg itunya gede2 loh" Timpal temannya

"Ohh... Kalau yang itu sih lumayan, tapi permainannya masih hebat si Boby, Awalnya aja aku sudah keder dibuatnya"

"Masa... aku jadi pengin mencobanya Mbak... Ntar lihat aja ya, bakal aku habisin dia dengan segala tenagaku..." celetuknya ibu2 itu dengan geregetan.

Pembicaraan terus berlangsung secara ngak sadar akupun terbawa ikut memikirkan Boby... Apakah Boby itu pelatih senam yang baru 2 bulan melatih ditempatku ya...!!!, kalau lihat ciri2nya pendiam dan acuh sih...

"Tokk... Tok... Tok..." Aku kaget mendengar pintu kamar ganti diketok dari luar, ah kiranya cukup lama juga aku berada dikamar ganti, cepat-cepat mengkremasi barangku dan keluar menuju halaman senam, disana juga masih banyak ibu2 bergerombol menunggu waktu senam berlangsung.

Aku duduk sendiri sambil minum teh hangat, tiba-tiba disebelahku duduk empat orang ibu-ibu yg nampaknya cukup centil dengan usia yang bervariasi. Sambil berbasa-basi dia memperkenalkan diri dan aku agak terkejut karena suara dan namanya sama dgn yang ada di kamar ganti sebelahku tadi.

"Ehhh Mbak Laras kan udah lama ikut senam disini, udah pernah nyoba-nyoba rasa lain ngak selain rasa suami, mainnya pakai arisan bersama... enak lho mbak, rugi loh kalau ngak nyobain" celetuk mereka berbisik-bisik

"Sudah lah mbak Laras... Ikut aja sama kami, rahasia pasti terjamin kok,.. dan yang penting ada menu baru tiap bertemu" Sambil menarik tanganku menuju hallaman senam.

Selama senam konsentrasi menjadi buyar, aku secara ngak sengaja hanyut oleh pikiran ibu-ibu itu, dan kebetulan pelatihku hari ini si Boby. Kuperhatikan seksama Boby cukup keren juga, bodinya bagus, otot-ototnya nampak kekar.

Alamak perfect banget orang ini." pikirku, aku jadi berpikiran yang bukan-bukan, seandainya bisa dapatkan dia dan pasti bakal kulakukan seperti di video2 porno itu" Gila... pikiranku jadi tambah jorok

Sesudah senam yoga selesai dan nyampai di rumah, kuhempaskan tubuhku diatas kasur, pikiranku berkecamuk membayangkan perkataan ibu-ibu tentang menu baru penuh rahasia tadi, pikiranku menerawang dan melintaslah bayangan Boby.

Seolah-olah datang dan memelukku, tangannya mulai membelai punggung dan turun ke bokongku. Diremasnya pelan-pelan dan kurasakan benda keras diantara selangkangannya menempel di tubuhku, aku jadi ketagihan, kegelian, keenakan dan.... Lambat tapi pasti tangannya menyentuh dadaku yang kenyal, kurasakan pelintirannya membuat pentilku menjadi kaku dan keras..

Kriiiinngg... Krrriiiingg... Suara HP berdering... ! Gila aku jadi membayangkan dengan Boby begitu hebaaat, badanku bergetar rasanya dan satu lagi yang kurasakan basah diselangkanganku. Aku bangun bermalas-malasan dan kuangkat telepon.

"Hallo... Mbak Laras ada"

" Ya siapa ini ya..."

"Aduuh... Masak lupa saya Nana yang senam bareng tadi loh..."

"Gimana mau ngak ikut arisan brondong...?" tanya nya

"Ntar deh mbak di pikir-pikir dulu ucapku mengakhiri telpon itu."

Hingga larut malam aku sangat menginginkan hubungan sex, kucoba dekati suamiku yang udah tertidur lelap tergambar kelelehan diwajahnya, tapi barangku udah mulai basah ingin di oles oleh kemaluan suamiku.

Kucoba membangunkan dia, tapi dia menolak dan hanya kekecewaan yang kudapat malam ini dan tanpa tersadar akupun ikut tertidur.

Pagi harinya aku pergi Yoga lagi, Suasana hingar bingar ruang senam kembali kudengar dan kulihat sekeliling kembali bergerombol sekelompok ibu-ibu yg 3 hari kemarin mengajakku ikut dalam kelompoknya.

Senam kali ini aku benar-benar ngak konsentrasi dan bingung apa yang harus aku lakukan, hampir semua gerakanku ngak ada yang benar. Setelah senam berakhir dan ibu-ibu mengajakku menuju tempat yang telah disediakan.

Sebuah rumah yang cukup bagus dengan halaman luas dibelakang terdapat kolam renang, aku membuka dengan kunci yang udah disediakan, dan kulihat mewah sekali rumah ini. Beberapa ibu2 ada yang mandi duluan.


"Begini Mbak Laras itu kuncinya ada lima kan...? salah satunya kunci diruangan yang tertutup ini, nah nanti kalau Mbak Laras udah siap buka aja kamarnya satu-satu dan lihat sendiri deh ada apa disana dan enjoy aja di rumah ini aman kok.

Aku semakin bingung bagaimana nantinya. Apalagi tidak lama kemudian mereka pergi meninggalkanku. Aku bingung melangkah antara iya atau tidak, aku juga teringat kisah khayalanku dengan Boby. di situ juga aku teringat ingin mencobanya.

Kulangkahkan kaki dengan mengunci pintu, Cetrek !!!! pintu pertama kubuka tapi kulihat sekeliling tidak ada seorangpun, pintu kedua kubuka Cetrek dan, Darahku meninggi kencang karena kuluhat seorang lelaki tegap dan cukup kekar memakai T-shirt tersenyum.

Aku malah kecut dan aku urungkan langkah kakiku masuk kamar tersebut, aku kembali duduk diruang tamu. Kunyalakan televisi untuk menepis kegugupanku, tetapi tiba-tiba ada suara dari belakangku.

"Haii... Aku Teguh... Kenapa kok ngak ngobrol didalam aja, tadi kan udah buka pintu" pintanya sambil mengulurkan tangan perkenalan.

"Hmmm.. Aku Laras,,." jawabku gugup dan tanganku mulai berkeringat dingin.

Kuperhatikan wajahnya keren dan badannya tinggi tegap, otot-ototnya juga menonjol kekar. Teguh dengan santai duduk disebelahku sambil merangkul tubuhku, dia tahu kalau aku gugup, lalu diambilkannya aku minuman bir sambil dia membuka pembicaraan basa-basi.

Aku kaget dua kali karena begitu aku menoleh ke televisi, kulihat film porno yang diputarnya, disana terlihat seorang cewek yang asyik menghisap kemaluan pria, aku risih dan malu tapi badanku mulai hangat dari pelukannya, terutama ada rasa geli disekitar pahaku sebab tangannya merayapi tubuhku.

Teguh kelihatan mulai lebih mendekatiku, aku ngak menghiraukan mataku dan tetap saja kearah televisi, tanpa kusadari aku mulai ikut hanyut dan kurasakan ada benda keras yg menempel di tubuhku, kulirik ternyata tangan Teguh sedang asyik memijit tokedku.

Ditelusuri leherku dengan bibirnya turun kebahuku... ditariknya pelan-pelan kaosku sampai kelihatan tali BH. Triknya itu membuatku tak tahan, disofa aku direbahkannya perlahan-lahan, dan dia tambah semangat menjelajahi isi tubuhku.

Teguh membuka sendiri kaosnya dan kulihat dadanya itu ditumbuhi bulu2 halus. Dia bekerja sendiri men-service diriku. ditariknya kaosku sampai beberapa kancing terlepas hingga sekarang hanya tertinggal BH dan rokku aja.

Dia juga melepas BHku sehingga susuku yg besar di jilat-jilatnya, kurasakan lidahnya lincah membuat nafsuku memuncak, putingku semakin menjadi keras akibat gesekan lidahnya.

Puas dengan tokedku, kini dia beralaih ke bagian bibirku, sampai-sampai aku tak bisa bernafas. Semua permainan brondong ini menjadikan aku berkeringat. Tangannya yang bebas langsung menjelajahi bagian mekiku, tangannya mengocek-ngocek mekiku yang basah kuyup.

"Eeeeeh... Teguh.... aduuuh" aku mendesah keenakan

Akibat permainannya aku jadi tak tahan, dengan posisi dia berjongkok wajahnya menghisap lubang memekku. Begitu dia meliat wajahku, dia hanya tersenyum sambil memegang leher k0ntol dan dia menyuruhku untuk memegangnya.

Alamak... tanganku ngak cukup memegang lingkaran pada k0ntolnya itu.

"Kenapa kamu kok heran lihat yang begini?" tanya Teguh.

"Hmmm.. aku bingung, kira-kira ukuran segini lewat gak ya di punyaku nanti...?" Jawabku sambil tetap memegangnya.

Belum selesai aku melanjutkan omonganku lagi, disorongkannya kepala k0ntol itu kemulutku, dan Hmmmm… mulutku ngak muat menampung semua k0ntolnya kedalam. Kurasakan nikmat juga batang sebesar ini.

Sedotanku keluar masuk k0ntolnya membuat dia menjadi sensitif, aku juga semakin terangsang. Lagi pula kepala k0ntolnya terlihat lebih lucu" pikirku dalam hati.

Sudah puas batang k0ntolnya aku sepong, lalu dia menyuruhku untuk terlentang.

Aku ngak menolak, kulakukan perintahnya. Sambil dia mengarahkan batang penisnya ke bagian depan bibir memekku.

Creeekkk... Bleeeessss... !!!

Diserudukkan k0ntolnya ke lubang memekku dan akupun menjerit kencang akibat k0ntolnya yang terlalu besar.

Ooouhhhh... Aaaaaahhhhh..." jeritku kencang serasa saat2 aku masih perawan rasanya, karena batangnya yang terlalu besar.

Kulihat Teguh menambahkan hand body, sebagai pelicin untuk menusuk lubang memekku.

"Teguh udah ah... ngak bisa masuk loh... terlalu besar sih," ucapku

"Sebentar... tahan dulu ya beb... ini udah di olesin kok" Jawabnya sambil didesaknya memekku dengan k0ntol dan sreeet... sret... sreettt." ternyata dia berhasil memasukkan kontolnya ke lubang mekiku.

"Ouuuuuhhhhhh.... " Aku menjerit lagi merasakan k0ntol Teguh terasa tembus ke ujung daging vaginaku, lalu digerak-gerakan pantatnya membuatku jadi keenakan. akhirnya banjir juga memekku dan kurasakan enak banget rasa maju mundur diruang dalam memekku.

Sesekali pantatku ditepuknya untuk menambah semangatku menggenjot k0ntolnya, susuku dibiarkan bergelantungan bergerak bebas sementara tangan Teguh sibuk memegang pinggulku memaju mundurkan pantatku.

Sesekali juga Teguh menciumi punggungku sambil k0ntolnya terus bergerak kencang. Aku juga berusaha dengan menggerakkan pantatku kiri-kanan dan k0ntol Teguh juga seakan terjepit oleh bibir vaginaku.

"Aaaahhhhhh... Aaaaaahhh..." desah Teguh" aku tau ciri khas pria kalau keluar seperti itu pasti akan orgasme.

"Sebentar ya..." Kucabut k0ntol Teguh dari memekku dan aku segera jongkok di hadapannya.

Kumasukkan lagi penis itu ke dalam mulutku "Hmmmm... Hmmmm..." sambil kugerakkan maju mundur tanganku, dan dia semakin keenakan. Tapi tak lama kemudian dia muncrat

Crooot... Croooot... Croooott... Langsung kurasakan mulutku penuh dengan tumpahan air mani Teguh, segar rasanya !!!

Kubersihkan k0ntol Teguh dengan mulut dan lidahku dari air maninya, dipegangnya kepalaku seakan dia ngak mau aku membuangkan air maninya keluar. Setelah itu Teguh tergeletak kelelahan dengan keringat yang luar biasa.

Tak terasa sudah 24 jam aku berada di rumah ini.Kemudian aku pergi meninggalkannya dengan kecupan yang mesra, dan aku menjadi keterusan mengikuti acara ibu-ibu itu dengan berganti-ganti pasangan hebat dan perkasa.

Sedangkan hubunganku dengan suami tetap ngak terganggu karena suamiku ngak pernah minta yang aneh-aneh... Jadi asal aku terlentang di kasur. lalu dia masuk... kocek-kocek sebentar abis itu selesai. Maka untuk kepuasan lainnya aku dapatkan dari laki-laki yang lain.

Nonton Video xxx